RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KUALA KURUN MENDAPATKAN PIAGAM PENGHARGAAN SEBAGAI PESERTA “LOMBA INOVASI PERANGKAT DAERAH TINGKAT KABUPATEN GUNUNG MAS TAHUN 2020” DARI BUPATI GUNUNG MAS.

Kuala Kurun-Lomba Inovasi Perangkat Daerah Tingkat Kabupaten Gunung Mas Tahun 2020 yang diselenggarakan pada tanggal 22 Juni 2020 s/d 30 Juli 2020 oleh Pemerintah Kabupaten Gunung Mas bertujuan untuk memacu dan memotivasi perangkat daerah untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam pelayanan masyarakat, mendorong arah penyelenggaraan pemerintah daerah dan pembangunan daerah, sesuai dengan kebijakan pembangunan Kabupaten Gunung Mas, yang selaras dengan penerapan Good Governace, meningkatkan kesadaran dan partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap proses-proses inovasi yang sedang dilakukan oleh perangkat daerah, memberikan penghargaan kepada perangkat daerah yang melakukan inovasi dan kreativitas dalam penyelenggaraan pemerintah daerah secara transparan dan bertanggung jawab, dalam upaya peningkatan, pemberdayaan dan daya saing daerah.

Dalam kesempatan ini Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun ikut berpartisivasi mengikuti lomba tersebut, dengan nama Inovasi :

 SEGAH (Sehat, Energik, Alami dan Hai)

Sehat        :    Sehat mudah didapatkan  dengan  mengunakan bahan-bahan alami.

Energik     :    Menggunakan obat herbal dan alami mengurangi resiko efek samping dan ketergantungan dan daya tahan tubuh stabil.

Hai             :    Hai/Besar manfaatnya, Mudah didapatkan dan pemakainya cepat.

Manfaat :

  1. Konsumsi Obat- Obat Alami Meningkat dan pemanfaatanya.
  2. Konsumsi obat-obat Kimia berkurang dan tau efek sampingnya.
  3. Meningkatkan ekonomi masyarakat.

Hasil Inovasi :

  1. Masyarakat Mudah mendapakan obat-obat herbal di lingkungan sekitar.
  2. Rumah sakit dan pelayanan kesehatan lainya bisa mengembangkan lingkungan dengan Membuat TOGA (Tanaman Obat Keluarga).

 

(pembuatnaskah : Epoivandi)

KEGIATAN RAPAT RSUD KUALA KURUN

Kuala Kurun, Selasa (15/09/2020). Jajaran Pejabat Eselon di lingkup RSUD Kuala Kurun melaksanakan kegiatan rapat di Aula lantai II Rumah Sakit dalam rangka pembahasan Insentif Tenaga Kesehatan, Persiapan Penggunaan Gedung Eks Dispenda sebagai Ruang Isolasi pasien Corona Virus Disease 2019 dan Persiapan Perubahan Peraturan Bupati Gunung Mas tentang Tarif Pelayanan Kesehatan RSUD Kuala Kurun tentunya kegiatan ini tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

PEMBERITAHUAN LIBUR DAN CUTI BERSAMA UNTUK PELAYANAN MANAJEMEN DAN POLIKLINIK RAWAT JALAN RSUD KUALA KURUN

Surat Pemberitahuan Direktur RSUD Kuala Kurun Nomor : 800/1191/RSUD-KK/VIII/2020, tanggal 19 Agustus 2020, tentang Hari Libur dan Cuti bersama Tahun 2020, Bahwa :

  1. Hari Kamis tanggal 20 Agustus Libur Tahun baru Islam 1442 Hijriyah, untuk Pelayanan Manajemen dan Poliklinik Rawat Jalan Tutup.
  2. Hari Jumat tanggal 21 Agustus 2020 Libur Cuti Bersama Tahun Baru Islam 1442 Hijriyah, untuk Pelayanan Manajemen dan Poliklinik Rawat Jalan Tutup.
  3. Pada saat libur, Pelayanan Rawat Jalan akan dialihkan ke Instalasi Gawat Darurat.
  4. Pelayanan Manajemen dan Poliklinik Rawat Jalan dibuka kembali pada hari Sabtu tanggal 22 Agustus 2020.
  5. Pelayanan rawat inap dan penunjang tetap berjalan seperti biasa dengan pengaturan jam kerja bergantian (shift).

 

PEMERIKSAAN RAPID SARS COV-2 BAGI SELURUH PEGAWAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KUALA KURUN

Kuala Kurun – Rumah Sakit Umum Daerah Kuala kurun akan melaksanakan kegiatan skrining/penapisan pemeriksaan Rapid Antibodi Anti SARS Cov-2 kegiatan ini ditujukan untuk seluruh pegawai rumah sakit bagian pelayanan dan manajemen. Kegiatan ini sebagai upaya untuk penanggulangan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Berdasarkan surat pemberitahuan Direktur Nomor : 445/709/RSUD-KK/VI/2020 tanggal 08 Juni 2020 perihal Menindaklanjuti Surat Ketua TIM Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun tentang Pengajuan Usulan Skrining Pemeriksaan Rapid SARS Cov-2 Karyawan RSUD Kuala Kurun tanggal 03 Juni 2020, maka  kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap mulai  dari tanggal 09 Juni 2020 sampai dengan tanggal 17 Juni 2020.

Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun mendukung upaya pemerintah dalam memperluas pelaksanaan test masif. dr. Trinil Sulamit, Sp.PK selaku Ketua TIM Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun juga sebagai Dokter Spesialis Patologi Klinik di Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun menyampaikan bahwa pelaksanaan Skrining ini termasuk dalam Program Kerja  PPI bertujuan untuk pencegahan dan skrining awal terhadap penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Rapid Test Antibodi Anti SARS Cov-2 adalah pemeriksaan adanya antibody terhadap SARS Cov-2 yang ada dalam tubuh, sampel yang digunakan adalah darah/plasma/serum. Pemeriksaan ini memberikan hasil Reaktif atau Non Reaktif dan perlu tindak lanjut apabila hasil reaktif yaitu pemeriksaan Swab hidung atau tenggorokan untuk pemeriksaan molekuler/RT-PCR (Real Time Polymerase Chain Reaction). Pemeriksaan RT-PCR yang menentukan seseorang itu terkonfirmasi positif atau negative terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Sedangkan hasil Rapid Test Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) hanya pemeriksaan awal yang tidak bisa menentukan sesorang positif/tidaknya terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

dr. Rusni D. Mahar selaku Direktur Rumah Sakit umum Daerah Kuala Kurun menyatakan dukungannya secara penuh atas kegiatan ini, tenaga kesehatan khususnya Pegawai Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), sangat rentan tertular, maka semakin awal terdeteksi adanya paparan virus ini semakin cepat penanggulangannya “ungkap beliau.

 

Sumber:Bidang Keperawatan & Ketua Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)

(penulis:Epoivandi)

 

RSUD KUALA KURUN TERIMA BANTUAN APD MEDIS DARI GEREJA BETHEL INDONESIA KUALA KURUN

Kuala Kurun – Rumah Sakit Umum Daerah Kuala kurun kembali menerima mendapatkan bantuan terkait penanganan Covid-19. Kali ini bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang berasal dari Gereja Bethel Kuala Kurun.  Bantuan ini diterima secara langsung oleh Direktur RSUD Kuala Kurun dr. Rusni D. Mahar pada jumat  (29/5/2020).

bantuan APD yang diserahkan terdiri dari Baju APD Disposibel, Baju APD, Masker Bedah dan Masker KN 95. “Saya sangat memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gereja Bethel Kuala kurun atas bantuan yang diberikan Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun,” ucap Direktur.

Dirinya mengatakan, APD untuk para tenaga kesehatan yang ada di Rumah Sakit sekarang ini memang sangat dibutuhkan, selain sulit untuk diperoleh, meskipun ada itupun harganya sangat mahal.

“Tentunya atas bantuan ini, teman-teman kita yang menjadi tenaga di garda terdepan melawan Covid-19 ini juga akan berterimakasih atas bantuan APD yang diberikan,” jelasnya.

Selain itu, Wakil dari Gereja Bethel Indonesia Kuala kurun Bapak Pendeta Gotli mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk dari solidaritas, antara masyarakat kepada Pemerintah dalam membantu menangani Covid-19 ini.

“Mungkin bantuan yang kami berikan tidak cukup, namun setidaknya bisa sedikit membantu tenaga medis khususnya di Rumah Sakit,” jelasnya.

 

 

(penulis:Epoivandi)

RSUD KUALA KURUN TERIMA BANTUAN APD MEDIS DARI PLN KUALA KURUN

Kuala Kurun – Rumah Sakit Umum Daerah Kuala kurun kembali menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) medis dari PT. PLN (Persero) Kuala Kurun dalam program PLN Peduli.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Direktur RSUD Kuala Kurun dr. Rusni D. Mahar bersama kepala Bagian Tata usaha Yohanis Sarampang, SE, yang berlangsung di Gedung Poliklinik lantai II RSUD Kuala Kurun, diserahkan langsung oleh  Bapak Agung Darmawan didampingi oleh supervisor PP dan ADM ibu Tri Wahyuningsih Jumat (29/05/2020).

Bapak Agung Darmawan selaku Manager PT. PLN  (Persero) Kuala Kurun mengatakan, bantuan tersebut memang sangat dibutuhkan oleh tenaga medis saat ini, apalagi ditambah virus Corona ini belum menunjukan tanda-tanda berakhir. Beliau berharap, melalui bantuan APD dari PLN Kuala Kurun ini dapat disalurkan kepada tim medis dan rumah sakit yang betul-betul membutuhkan dan dapat dimaafkan dengan sebaik mungkin.

“Harap disalurkan dengan baik kepada tenaga medis dan tenaga non medis yang bertugas di Rumah Sakit ini,” ujarnya.

Disamping itu, ia juga tidak lupa selalu mengajak masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan dan sama-sama mendoakan agar pandemi ini segera berakhir.

Bersama dengan itu dr. Rusni D. Mahar juga menyampaikan ungkapan terimakasih atas bantuan yang datang “Terima kasih atas bantuan alat pelindung diri ini sangat bermanfaat bagi tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit, dimana saat ini Rumah Sakit sangat membutuhkan alat pelindung diri”.

 

 

 

(penulis:Epoivandi)

 

 

BANTUAN TEMPAT CUCI TANGAN DARI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KABUPATEN GUNUNG MAS

RSUD Kuala Kurun-Untuk membantu penanganan corona Virus Disease 19 (Covid-19), Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun mendapat bantuan berupa Tempat Cuci tangan dari Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Gunung Mas, bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur PDAM Bapak GUNTUR. J RUBEN, S.Sos didampingi oleh Bapak NOVI RIADI, SEGAH YUSUP SIGOI dan Bapak KARLITA, Senin (27/4/2020). Penyerahan Tempat Cuci tangan tersebut merupakan langkah nyata untuk turut bergotong royong serta kepedulian dalam sebuah gerakan memerangi Covid-19, dengan adanya Tempat Cuci Tangan ini beliau mengharapkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan Pola Hidup Sehat dan Bersih, dimulai dari kebersihan diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar.

Bantuan diterima langsung oleh dr. IKKE ROSELA selaku Dokter Jaga di Instalasi Gawat Darurat (IGD), selaku perwakilan yang menerima bantuan tersebut, beliau mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PDAM Kabupaten Gunung Mas, kesadaran masyarakat memang sangat dibutuhkan terutama dalam menjaga kebersihan dengan selalu mencuci tangan setiap akan memegang dan sesudah melakukan pekerjaan menggunakan tangan, beliau juga berpesan agar masyarakat yang berobat atau berkunjung ke Rumah Sakit untuk selalu menggunakan masker dan selalu mengikuti anjuran pemerintah dalam pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19.

 

(penulis:Epoivandi)

BANTUAN TERMOGAN (PENGUKUR SUHU INFRARED) DARI FRAKSI PDI-P DPRD KABUPATEN GUNUNG MAS

Kuala Kurun-Untuk membantu penanganan pasien virus corona (Covid-19), Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun menerima bantuan Termogan (Pengukur Suhu Infraret) dari Fraksi PDI-P DPRD Kabupaten Gunung Mas. diserahkan oleh Ibu NOMI APRILIA didampingi oleh Ibu LILI RUSNIKASIH dan Bapak FEBRIANTO, Senin (13/4/2020). Ibu NOMI APRILIA mengemukakan bantuan ini merupakan langkah nyata untuk turut berkolaborasi dan bersatu padu, bergotong royong, dalam sebuah gerakan memerangi Covid-19 dengan adanya bantuan alat termogan tersebut beliau mengharapkan upaya pencegahan dan pedeteksi dini, selain itu sebagai wujud kepedulian untuk masyarakat dan lingkungan dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bapak YOHANIS SARAMPANG  Selaku Kepala bagian Tata Usaha, didampingi oleh Bapak RAHMAT TAMBUN selaku Kepala bidang Keperawatan, WINTIANI selaku kasie Asuhan Keperawatan, Profesi dan Etika dan  SRIWANI YUPITA RINA selaku Kasie Peningkatan Mutu dan Sertifikasi Keperawatan. beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan ini. Terlebih, saat ini para petugas medis kesulitan untuk mendapatkan alat pendeteksi dini lantaran tingginya kebutuhan Perlengkapan fasilitas pelayanan perawatan Covid-19 termasuk Rumah Sakit dan Puskesmas.

 

(sumber:Rahmattambun)

(pembuatnaskah:Epoivandi)

BANTUAN APD DARI DPC PERSATUAN WANITA KRISTEN INDONESIA CABANG GUNUNG MAS

RSUD Kuala Kurun-Kelangkaan Alat Pelindung Diri (APD) yang dialami para dokter dan paramedis ketika menangani pasien korban Covid-19 menyentak banyak pihak. Ketiadaan APD ini justru potensial membahayakan kesehatan mereka yang berjuang di garis depan menyelamatkan nyawa banyak orang.

Keprihatinan ini mendorong Dpc Persatuan Wanita Kristen Indonesia Cabang Gunung Mas bergerak secara swadaya mengupayakan tersedianya APD bagi para dokter dan paramedis. “Kita tak bisa membiarkan mereka berjuang tanpa persenjataan yang memadai,” kata Pdt. Rayaniatie Djangkan, M.Th dimana saat ini beliau juga sebagai anggota DPRD kabupaten Gunung mas periode 2019 – 2024.

Persatuan Wanita Kristen Indonesia Cabang Gunung Mas terpanggil untuk berbuat sesuatu demi kehidupan bersama. Kali ini dengan cara turun tangan menggalang solidaritas sosial membantu rumah sakit dan Puskesmas yang kekurangan APD.

Bantuan APD tersebut diberikan langsung oleh Pdt. Rayaniatie Djangkan, M.Th  beserta anggota DPC PWKI lainnya dan diterima oleh YOHANIS SARAMPANG,SE Selaku Kepala bagian Tata Usaha, didampingi oleh dr. THERESIA SINGAH, dr.YANDI PRASETYO, RONY HANDRA ALDILA, Amk pada senin, 6 April 2020 dimana bantuan tersebut berupa Masker, APD, Sepatu bot, Hand Scun.

Selaku perwakilan RSUD Kuala Kurun bapak YOHANIS SARAMPANG,SE juga menyampaikan ungkapan terimakasih atas bantuan yang datang “Terima kasih atas bantuan alat pelindung diri ini sangat bermanfaat bagi tenaga medis dimana saat ini sangat mengalami kesulitan untuk mendapatkan alat pelindung diri,” ungkap beliau. Pandemi skala global ini harus menjadi momentum tumbuhnya solidaritas kemanusiaan yang melintasi batas geografis dan identitas sosial. “Pemerintah tak bisa bekerja sendirian. Komponen masyarakat sipil juga harus ikut bergerak bersama-sama memerangi Covid-19,” tambah beliau.

(pembuatnaskah : Epoivandi)