BANTUAN TEMPAT CUCI TANGAN DARI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KABUPATEN GUNUNG MAS

RSUD Kuala Kurun-Untuk membantu penanganan corona Virus Disease 19 (Covid-19), Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun mendapat bantuan berupa Tempat Cuci tangan dari Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Gunung Mas, bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur PDAM Bapak GUNTUR. J RUBEN, S.Sos didampingi oleh Bapak NOVI RIADI, SEGAH YUSUP SIGOI dan Bapak KARLITA, Senin (27/4/2020). Penyerahan Tempat Cuci tangan tersebut merupakan langkah nyata untuk turut bergotong royong serta kepedulian dalam sebuah gerakan memerangi Covid-19, dengan adanya Tempat Cuci Tangan ini beliau mengharapkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan Pola Hidup Sehat dan Bersih, dimulai dari kebersihan diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar.

Bantuan diterima langsung oleh dr. IKKE ROSELA selaku Dokter Jaga di Instalasi Gawat Darurat (IGD), selaku perwakilan yang menerima bantuan tersebut, beliau mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PDAM Kabupaten Gunung Mas, kesadaran masyarakat memang sangat dibutuhkan terutama dalam menjaga kebersihan dengan selalu mencuci tangan setiap akan memegang dan sesudah melakukan pekerjaan menggunakan tangan, beliau juga berpesan agar masyarakat yang berobat atau berkunjung ke Rumah Sakit untuk selalu menggunakan masker dan selalu mengikuti anjuran pemerintah dalam pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19.

 

(penulis:Epoivandi)

BANTUAN TERMOGAN (PENGUKUR SUHU INFRARED) DARI FRAKSI PDI-P DPRD KABUPATEN GUNUNG MAS

Kuala Kurun-Untuk membantu penanganan pasien virus corona (Covid-19), Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun menerima bantuan Termogan (Pengukur Suhu Infraret) dari Fraksi PDI-P DPRD Kabupaten Gunung Mas. diserahkan oleh Ibu NOMI APRILIA didampingi oleh Ibu LILI RUSNIKASIH dan Bapak FEBRIANTO, Senin (13/4/2020). Ibu NOMI APRILIA mengemukakan bantuan ini merupakan langkah nyata untuk turut berkolaborasi dan bersatu padu, bergotong royong, dalam sebuah gerakan memerangi Covid-19 dengan adanya bantuan alat termogan tersebut beliau mengharapkan upaya pencegahan dan pedeteksi dini, selain itu sebagai wujud kepedulian untuk masyarakat dan lingkungan dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bapak YOHANIS SARAMPANG  Selaku Kepala bagian Tata Usaha, didampingi oleh Bapak RAHMAT TAMBUN selaku Kepala bidang Keperawatan, WINTIANI selaku kasie Asuhan Keperawatan, Profesi dan Etika dan  SRIWANI YUPITA RINA selaku Kasie Peningkatan Mutu dan Sertifikasi Keperawatan. beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan ini. Terlebih, saat ini para petugas medis kesulitan untuk mendapatkan alat pendeteksi dini lantaran tingginya kebutuhan Perlengkapan fasilitas pelayanan perawatan Covid-19 termasuk Rumah Sakit dan Puskesmas.

 

(sumber:Rahmattambun)

(pembuatnaskah:Epoivandi)

BANTUAN APD DARI DPC PERSATUAN WANITA KRISTEN INDONESIA CABANG GUNUNG MAS

RSUD Kuala Kurun-Kelangkaan Alat Pelindung Diri (APD) yang dialami para dokter dan paramedis ketika menangani pasien korban Covid-19 menyentak banyak pihak. Ketiadaan APD ini justru potensial membahayakan kesehatan mereka yang berjuang di garis depan menyelamatkan nyawa banyak orang.

Keprihatinan ini mendorong Dpc Persatuan Wanita Kristen Indonesia Cabang Gunung Mas bergerak secara swadaya mengupayakan tersedianya APD bagi para dokter dan paramedis. “Kita tak bisa membiarkan mereka berjuang tanpa persenjataan yang memadai,” kata Pdt. Rayaniatie Djangkan, M.Th dimana saat ini beliau juga sebagai anggota DPRD kabupaten Gunung mas periode 2019 – 2024.

Persatuan Wanita Kristen Indonesia Cabang Gunung Mas terpanggil untuk berbuat sesuatu demi kehidupan bersama. Kali ini dengan cara turun tangan menggalang solidaritas sosial membantu rumah sakit dan Puskesmas yang kekurangan APD.

Bantuan APD tersebut diberikan langsung oleh Pdt. Rayaniatie Djangkan, M.Th  beserta anggota DPC PWKI lainnya dan diterima oleh YOHANIS SARAMPANG,SE Selaku Kepala bagian Tata Usaha, didampingi oleh dr. THERESIA SINGAH, dr.YANDI PRASETYO, RONY HANDRA ALDILA, Amk pada senin, 6 April 2020 dimana bantuan tersebut berupa Masker, APD, Sepatu bot, Hand Scun.

Selaku perwakilan RSUD Kuala Kurun bapak YOHANIS SARAMPANG,SE juga menyampaikan ungkapan terimakasih atas bantuan yang datang “Terima kasih atas bantuan alat pelindung diri ini sangat bermanfaat bagi tenaga medis dimana saat ini sangat mengalami kesulitan untuk mendapatkan alat pelindung diri,” ungkap beliau. Pandemi skala global ini harus menjadi momentum tumbuhnya solidaritas kemanusiaan yang melintasi batas geografis dan identitas sosial. “Pemerintah tak bisa bekerja sendirian. Komponen masyarakat sipil juga harus ikut bergerak bersama-sama memerangi Covid-19,” tambah beliau.

(pembuatnaskah : Epoivandi)

BANTUAN APD DAN SUPLEMEN DARI DPRD KABUPATEN GUNUNG MAS FRAKSI PDI-PERJUANGAN (PDIP) UNTUK RSUD KUALA KURUN

RSUD Kuala Kurun – Bantuan Alat Perlindungan Diri (APD) dan Suplemen untuk petugas kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun Dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Gunung Mas, pada hari Senin, tanggal 30 Maret 2020 dimana bantuan tersebut diberikan langsung oleh Ibu NOMI APRILIA yang juga sebagai Ketua Fraksi PDI-PERJUANGAN Kabupaten Gunung Mas dan Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas, beliau menyampaikan bantuan tersebut untuk menunjang tenaga medis dilingkungan RSUD Kuala Kurun dalam hal ini Perlindungan Diri untuk penanganan dan pencegahan terhadap Virus Corona atau COVID-19 dan beliau berpesan kepada kepada Petugas Kesehatan untuk selalu menjaga Kesehatan, memakai APD dan Bekerja Sesuai SOP yang telah ditetapkan. beliau menambahkan untuk masyarakat secara khusus masyarakat Kabupaten Gunung Mas untuk mengutamakan Pola Hidup Bersih dan Sehat, Cuci Tangan serta Menjaga Jarak.

Pada saat ini RSUD Kuala Kurun sangat membutuhkan APD berupa masker dan Alat Pengukur Suhu Badan untuk pendeteksi awal terhadap Pasien dan Pengunjung serta Pegawai yang bekerja pada Rumah Sakit baik tenaga Kesehatan, tenaga penunjang dan pegawai Non Kesehatan.

Bantuan berupa diterima langsung oleh Ibu  dr. WALTIANA, M.M dan Bapak RAHMATTAMBUN, SKM dan didampingi oleh Anggota DPRD Ibu SRI YENI dan Bapak PEBRIANTO serta Bapak Ns. ENDRO JHONI, S.Kep selaku Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Pegawai Rumah Sakit lainnya.

Pihak RSUD Kuala Kurun menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan, dan sangat membantu dalam Perlindungan Diri bagi petugas kesehatan dalam proses penanganan COVID-19 saat ini.

 

(sumber: RAHMAT TAMBUN,SKM)
(penulis:Epoivandi)

SERAH TERIMA JABATAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KUALA KURUN

Kuala kurun – Dihadapan para pejabat dan pegawai rumah sakit pada tanggal 30 Maret 2020 bertepatan diaula lantai II RSUD Kuala Kurun beberapa jabatan penting dilingkungan RS diserahterimakan dari Plt. Direktur dr. RINA SARI, M.M kepada dr. RUSNI DAYAN MAHAR untuk posisi Direktur dan dari Kapala Sub Bagian Tata Usaha APRIANUS,S.Kep kepada YOHANIS SARAMPANG, SE (Kepala Bagian Tata Usaha) dan Pejabat lainnya yang ikut hadir dalam acara serah terima jabatan tersebut. Adapun acara serah terima ini merupakan rangkaian dari pelantikan pejabat Eselon III, IV, Pejabat Struktural,  Pejabat Administrator maupun Pejabat Pengawas dilingkungan Rumah Sakit pada tanggal 27 Maret 2020 yang lalu.

“Beliau menyampaikan beberapa catatan yang harus dilanjutkan oleh kepemimpinan yang baru, mengingat setiap program/kegiatan yang harus dilakukan secara berkesinambungan, dalam kesempatan tersebut beliau juga menyampaikan berbagai kebehasilan yang telah diraih Rumah Sakit selama menjabat sebagai Direktur salah  satunya Peningkatan Kelas RS menjadi RS Kelas C, Predikat LULUS Bintang Empat (Utama) dalam Survey Akreditasi Rumah Sakit, Peningkatan Perolehan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang sangat signifikan ditahun 2020, Peluang Pembangunan Fisik RS yang terbuka lebar dengan dilakukannya Review Masterplan RS dan Pembuatan Sign Enginering (DED) dan terakhir tanggal 12 Maret 2020 RSUD Kuala Kurun memperoleh Penghargaan sebagai Peringkat 1 (satu) Pengelola Sumber Daya Manusia Kesehatan se Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2019”.

Adapun tugas yang perlu diselesaikanpun banyak, salah satunya adalah penentuan tarif layanan yang sesuai dan untuk layanan yang belum ada tarifnya, mengintegrasikan SIMRS, peningkatan budaya kerja yang mendukung kemajuan RS, peningkatan sarana dan prasarana yang sesuai dengan kelas C, disamping penyempurnaan alur koordinasi disetiap  lini pelayanan. pada kesempatan itu juga dr. RINA SARI, M.M menyampaikan ungkapan terimakasih kepada semua Pihak atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan untuk membangun RSUD Kuala Kurun dan memohon maaf atas segala kekurangan dalam menjalankan tugas di rumah sakit sebagai abdi Negara dan abdi masyarakat “tetaplah semangat menjalankan tugas yang meski berat tapi Mulia untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat” ungkap beliau diakhir sambutannya.

Dalam kesempatan itu pula Direktur yang baru dr. RUSNI DAYAN MAHAR juga mengucapkan terimaksih atas kehadiran pejabat dan pegawai RS dalam acara Serah Terima Jabatan tersebut dan berpesan agar keterbukaan dilingkungan RS harus selalu dibangun serta pentingnya membangun tim dalam bekerja membawa RS ke arah yang lebih baik serta pentingnya seluruh pegawai RSUD Kuala Kurun untuk bersatu, bersemangat dan selalu berkomunikasi serta mengedepankan diskusi dalam menghadapi dan menyelesaikan segala tantangan dan permasalahan yang dihadapi.

(penulis:Epoivandi)

SKRINING PASIEN POLIKLINIK DAN PENGUNJUNG RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KUALA KURUN

Kuala Kurun –  Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun mulai memberlakukan Skrining (mengukur suhu tubuh) bagi Pegawai Rumah Sakit, Pengunjung Rumah Sakit (Pasien) yang akan berobat.

Hal tersebut merupakan bentuk deteksi dini guna antisipasi penyebaran COVID-19  yang mulai dilakukan hari ini tanggal 24 Maret 2020 sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

 

(pembuatnaskah : Epoivandi)

 

PENGUMUMAN/HIMBAUAN UNTUK MENGURANGI RESIKO PENULARAN COVID-19 PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KUALA KURUN

Kuala Kurun – Pemberlakuan untuk mengurangi resiko penularan COVID-19, Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun memberlakukan beberapa hal kebijakan pelayanan kepada masyarakat yang berkunjung pada Rumah Sakit mulai diberlakukan pada tanggal 21 Maret 2020 sampai batas yang ditentukan kemudian.

 

(pembuatnaskah : Epoivandi)

INFORMASI DAN EDUKASI SERTA PEMBEKALAN PENGETAHUAN DALAM PENANGANAN DAN PENCEGAHAN INFEKSI VIRUS CORONA BAGI SELURUH PEGAWAI RSUD KUALA KURUN

RSUD Kuala Kurun – dalam upaya kesiapsiagaan menghadapi dan mencegah bahaya penularan Virus Corona termasuk RSUD Kuala Kurun telah melakukan informasi dan edukasi tentang bahaya penyebaran Virus Corona melalui media online dan radio bekerjasama dengan Dinas kesehatan Kabupaten dan Dinas Kesehatan Provinsi kalimantan tengah khususnya diwilayah Kabupaten Gunung Mas.

Tentunya dalam upaya pencegahan penularan secara khusus bagi Sumber Daya Manusia yang ada pada Rumah Sakit umum Daerah Kuala Kurun diberikan informasi dan Edukasi serta Pembekalan pengetahuan melalui simulasi penanganan pasien, teknik desinfeksi, pembuatan Hans Sanitizer dan hal-hal lain yang dianggap perlu dalam penanganan dan pencegahan infeksi COVID-19, adapun kegiatan tersebut di laksanakan di Aula RSUD Kuala Kurun pada tanggal 18 Maret 2020 oleh dr. TRINIL SULAMIT, SpK selaku Dokter Spesialis Patologi Klinik RSUD Kuala Kurun.

Dalam situasi saat ini pentingnya selalu mengingat masyarakat untuk selalu membiasakan pola hidup bersih, mengurangi kontak fisik, selalu mencuci tangan, mengindari kerumunan masa dan selalu mengikuti semua kebijakan yang dikeluarkan pemerintah baik dari sektor kesehatan, pendidikan dan yang lainnya.

Penulisnaskah : Epoivandi

RSUD KUALA KURUN MENDAPATKAN PIAGAM PENGHARGAAN PERINGKAT 1 (SATU) SEBAGAI PENGELOLA SDMK TAHUN 2019

Kuala Kurun – Sumber Daya Manusia Kesehatan adalah tenaga kesehatan (termasuk tenaga kesehatan strategis) dan tenaga  pendukung/ penunjang kesehatan yang terlibat dan bekerja serta mengabdikan dirinya dalam upaya kesehatan dan manajemen kesehatan. Tenaga Kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah dr. SUYUTI SYAMSUL, MPPM mengatakan fasilitas kesehatan seperti puskesmas, RSUD dan Dinas Kesehatan harus selalu memperbaharui data dan sumber daya manusia kesehatannya, Menurutnya, data SDMK ini harus diperbaharui setiap ada perubahan SDMK atau dilakukan satu bulan sekali. Pengelolaan SDMK yang belum optimal khususnya ketersediaan, penyebaran dan kualitas SDNK di fasilitas pelayanan kesehatan menjadi salah satu kendala atau permasalahan yang mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan.

Menurut dia, kurangnya tenaga kesehatan, baik dari segi jumlah, jenis dan distribusinya, menimbulkan dampak terhadap rendahnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan berkualitas. Tantangan SDMK saat ini dan kedepan adalah sebaran penempatan serta peningkatan kualitas SDM.

“Untuk itu, diperlukan perencanaan saat melakukan penyusunan SDMK dalam upaya penetapan jenis, jumlah, kualifikasi dan distribusi tenaga kesehatan sesuai dengan kebutuhan pembangunan kesehatan,” jelas beliau disela-sela Pertemuan Koordinasi Program Pengembangan SDM Kesehatan di Palangka Raya pada tanggal 11 s.d 13 Maret 2020.

Selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah beliau juga mengucapkan terimakasih atas partisipasi kepada Pengelola Dinas kesehatan kab/kota dan Rumah Sakit atas Pengelolaan Data Tenaga Kesehatan, Kelengkapan Data Tenaga Kesehatan, serta Penyampaian Data RENBUT dan SISDMK dalam Aplikasi Online.

Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun mendapat Piagam Penghargaan Sebagai Peringkat 1 (satu) sebagai Pengelola Sumber Daya Manusia Kesehatan di Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2019 yang diterima langsung oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha RSUD Kuala Kurun bersamaan dengan Dinas Kabupaten/Kota/RS yang lainnya.

(pembuatnaskah : Epoivandi)

FASILITAS WIFI/INTERNET GRATIS PADA RSUD KUALA KURUN

RSUD Kuala Kurun – Informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional. Hak memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penting negara demokratis yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik. Keterbukaan informasi publik merupakan sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik terhadap Penyelenggaraan Negara dan Badan Publik lainnya dan segala sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian kabupaten Gunung telah menempatkan Wifi gratis dibeberapa tempat fasilitas pelayanan publik salah satunya Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun dimana Rumah Sakit sebagai salah satu tempat pelayanan publik di bidang Pelayanan Kesehatan kepada masyarakat, ditemui terpisah Direktur RSUD Kuala Kurun dr. RINA SARI, M.M. juga menyampaikan “Kami mengharapkan layanan wifi gratis ini dapat dioptimalkan, bukan sekedar untuk mencari informasi melalui media sosial, tapi juga harus dapat memberikan dorongan kepada masyarakat untuk memanfaatkan internet dalam aktivitas ekonomi dan secara khusus tentang kesehatan”.

Internet gratis pada Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun dapat di akses melalui : DISKOMINFOSANTIK RSUD (pembuatnaskah : Epoivandi)