PEMERIKSAAN RAPID SARS COV-2 BAGI SELURUH PEGAWAI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KUALA KURUN

Kuala Kurun – Rumah Sakit Umum Daerah Kuala kurun akan melaksanakan kegiatan skrining/penapisan pemeriksaan Rapid Antibodi Anti SARS Cov-2 kegiatan ini ditujukan untuk seluruh pegawai rumah sakit bagian pelayanan dan manajemen. Kegiatan ini sebagai upaya untuk penanggulangan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Berdasarkan surat pemberitahuan Direktur Nomor : 445/709/RSUD-KK/VI/2020 tanggal 08 Juni 2020 perihal Menindaklanjuti Surat Ketua TIM Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun tentang Pengajuan Usulan Skrining Pemeriksaan Rapid SARS Cov-2 Karyawan RSUD Kuala Kurun tanggal 03 Juni 2020, maka  kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap mulai  dari tanggal 09 Juni 2020 sampai dengan tanggal 17 Juni 2020.

Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun mendukung upaya pemerintah dalam memperluas pelaksanaan test masif. dr. Trinil Sulamit, Sp.PK selaku Ketua TIM Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun juga sebagai Dokter Spesialis Patologi Klinik di Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun menyampaikan bahwa pelaksanaan Skrining ini termasuk dalam Program Kerja  PPI bertujuan untuk pencegahan dan skrining awal terhadap penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Rapid Test Antibodi Anti SARS Cov-2 adalah pemeriksaan adanya antibody terhadap SARS Cov-2 yang ada dalam tubuh, sampel yang digunakan adalah darah/plasma/serum. Pemeriksaan ini memberikan hasil Reaktif atau Non Reaktif dan perlu tindak lanjut apabila hasil reaktif yaitu pemeriksaan Swab hidung atau tenggorokan untuk pemeriksaan molekuler/RT-PCR (Real Time Polymerase Chain Reaction). Pemeriksaan RT-PCR yang menentukan seseorang itu terkonfirmasi positif atau negative terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Sedangkan hasil Rapid Test Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) hanya pemeriksaan awal yang tidak bisa menentukan sesorang positif/tidaknya terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

dr. Rusni D. Mahar selaku Direktur Rumah Sakit umum Daerah Kuala Kurun menyatakan dukungannya secara penuh atas kegiatan ini, tenaga kesehatan khususnya Pegawai Rumah Sakit Umum Daerah Kuala Kurun sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), sangat rentan tertular, maka semakin awal terdeteksi adanya paparan virus ini semakin cepat penanggulangannya “ungkap beliau.

 

Sumber:Bidang Keperawatan & Ketua Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)

(penulis:Epoivandi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *